Note : Radiasi bisa menimbulkan efek stokastik dan deterministik.
Pak K lanjutin tentang yang efek2 kemarin, aku gak doooong!!
Oke le, kene tak jelaske !!!
Radiasi kalau mengenai manusia, bisa menimbulkan 2 efek, yaitu :
1. Efek stokastik
2. Efek deterministik
Efek stokastik itu adalah efek yang kemunculannya merupakan suatu kemungkinan (probabilitas) dan tidak punya nilai ambang. Jadi radiasi akan menambah nilai kemungkinan itu. Berapapun besar radiasi yang mengenai, kemungkinan itu akan bertambah, tapi tidak mempengaruhi tingkat keparahannya (severity). contoh : kanker, katarak,dll
Jelasnya gini : Kalo kamu kena radiasi, berapapun besarnya, belum tentu kamu akan terkena kanker. Tapi semakin besar dosis radiasi itu, semakin besar pula peluang kamu terkena kanker. Tapi tingkat keparahan kanker itu gak tergantung pada dosis radiasi yg kamu terima.
Lha terus yg efek deterministik??
Efek deterministik itu adalah efek yang akan selalu muncul apabila dosis yang kamu terima melebihi ambang dan mempengaruhi tingkat severity. Jadi kalau kamu terkena radiasi tapi gak melebihi ambang, yaaa efek deterministik itu gak akan muncul. Tapi kalau udah lewat ambang, efek itu akan muncul, dan semakin besar dosis radiasi ya semakin parah efeknya. contoh :muntah, kulit terbakar, dll.
Jelasnya gini, Kalo kamu kena radiasi tapi msh di bawah ambang, kamu gak akan muntah. Tapi kalau udah kelewat ambang, kamu akan muntah, dan semakin hebat dengan bertambahnya dosis.
Nah coba kamu bantu bapak menyimpulkan pernyataan2 bapak ttg efek stokastik dan deterministik….????
hmmm, sek pak tak mikir!!!
Efek stokastik itu Probabilitas kemunculan merupakan fungsi dosis radiasi
Efek deterministik itu Tingkat keparahan merupakan fungsi dosis radiasi dimulai dari nilai ambangnya.
Pancen pinter kowe le. (karena aku bingung mo nggambar dalam blog gimana caranya, jadinya y begini ni..)
Udah ngerti kan sekarang!!!
Udah pak K…
Besok lagi y pak, aku mau mbecek dulu…
OK!! jangan lupa jadah gorengnya buat bapak
Beres
Mo nanya nih, kalo deterministik, batas untuk setiap orang sama atau tidak?
ketahan tubuh seseorang mempunyai pengaruh atau tidak?
By: Raitei on May 14, 2008
at 4:11 am
Ada klasifikasi ttt untuk NBD. Pekerja radiasi, orang awam, pelajar, dan wanita hamil punya NBD sendiri. Lihat http://www.batan-bdg.go.id/sitemap.php/faq-show-4.html
Nah saya kira ko’ punya pengaruh ya. orang sehat jelas punya kemampuan recovery sel yang lebih baik jika ada kerusakan.
Nah kalo alasan kenapa untuk satu kelompok, mis : pekerja radiasi, diberikan NBD 50 mSv/thn, tanpa adanya klasifikasi kondisi tubuh saat terkena radiasi, yaaaa saya kira ko biar gampang y. maksud saya gini!!! Nilai itu pasti didapatkan dengan memperhitungkn semuanya,termasuk kondisi tubuh. Jadi saya pikir nilai itu merupakan nilai pada saat kondisi kita paling buruk, jadi memang sudah diantipasi dan dikompensasi. Jadi gak masalah kalo orang sehat atau gak sehat pake NBD itu, asal masih dalam kelompok yang sama.
Saya blum punya data yang pasti ttg apa yg saya kemukakan!! tapi later saya akan coba cari…
begitu pak Reitei
By: Pak K on May 14, 2008
at 4:41 am