Note : Radiasi pengion itu berbahaya.
Lalu trus piye …..???? ;-o
Yaaaa diperlukan cara khusus untuk menghadapi radiasi. Ilmu di bidang itu disebut Proteksi Radiasi. Tujuan proteksi radiasi adalah untuk melindungi manusia dan lingkungan dari bahaya radiasi. Caranya adalah dengan meminimalkan efek stokastik dan mencegah efek deterministik. 2 efek ini akan saya jelaskan di sini.
Ko’ cuman meminimalkan sih?? jadi “efek radiasi tidak bisa serta merta dihilangkan sampai nol “ !!!! Lha terus buat apa kita melakukan proteksi radiasi??
Lha yo nggak gitu juga, ingat bahwa kita punya kemampuan untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi dalam diri kita sendiri. Contoh : tangan kamu luka trus bisa sembuh kan. Nah begitu juga dengan efek radiasi. Jadi yang kita lakukan disini adalah lindungi diri kita sehingga radiasi yang diterima tidak melebihi batas recovery tubuh.
Hmm berarti “Tubuh kita punya limit/batasan radiasi yg bisa diterima” ya!!! trus berapa nilainya ??
Ya betul. Nilainya berbeda2 tiap negara, tergantung pada lembaga yang punya wewenang, kalo Indonesia ya BAPETEN. Perhitungan ampe didapat nilai batas itu ada sendiri, terus terang lumayan ruwet kalo dijelaskan di sini, entar ya.
Lho ko bisa beda2 sih pak??
Lha menurutmu, kamu sama gak sama orang bule, orang cina, orang india, kulit hitam, dan macem2 ras yang laen. Bukan berarti aku mau SARA, tapi kita emang beda kan. Ya gitu juga dengan kemampuan tubuh kita.
Selain itu nilai batas itu juga ditentukan dari letak geometri, struktur geologis, jenis batuan, dll. Hal ini disebabkan oleh sifat radioaktif yang secara natural emang ada. Bagian radiasi alam akan saya jelaskan nanti.
Yang jelas kita perlu besaran yang mampu menggambarkan efek radiasi terhadap manusia. Besaran itu dikenal dengan nama Dosis Radiasi. Untuk lebih lengkapnya akan saya jelaskan nanti.
oooo jadi “Proteksi radiasi dilakukan dengan membatasi dosis radiasi yang diterima oleh tubuh kita”…. Trus gimana dong caranya ??
Ada 3 prinsip pembatasan Dosis, yaitu :
1. Justifikasi
Radiasi itu punya manfaat yang lebih besar atau tidak. Kalau lebih merugikan yaaa buat apa dilakukan. contoh : pada : rontgen, tubuh kita sengaja dikasih radiasi, bahaya kan, tapi karena digunakan untuk pengobatan dan lebih menguntungkan, ya kenapa tidak….
2. Optimalisasi
Gunakan radiasi seminimal mungkin tapi seefektif mungkin. Gak perlu banyak2 asal tujuan sudah tercapai langsung stop penggunaan sumber radiasi tersebut. Hitung juga dengan kondisi sosial ekonomi. Contoh : pada Rontgen, kalo cukup sekali penyinaran, ya sudah cukup. gak perlu ditambah2. Bisa hemat uang juga kan.
3. NBD (Nilai Batas Dosis) Tahunan
Setelah dua langkah di atas dilakukan lalu bandingkan dengan NBD yang udah ditentukan, seperti yang saya bilang tadi lho. Kalo lebih besar dari NBD ya jangan berikan penyinaran lagi. STOP!!
hmmm, i see!! udah dulu lah pak K ntar kita lanjutin lagi, udah puyeng nih….
OK deh